<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aweanalis01's Blog</title>
	<atom:link href="http://aweanalis01.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aweanalis01.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Mar 2009 01:57:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aweanalis01.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Aweanalis01's Blog</title>
		<link>http://aweanalis01.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aweanalis01.wordpress.com/osd.xml" title="Aweanalis01&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aweanalis01.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>tulisan perdana saya</title>
		<link>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/25/tulisan-perdana-saya/</link>
		<comments>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/25/tulisan-perdana-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 01:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aweanalis01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aweanalis01.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Dibalik Tugas Seorang litkayasa Oleh Akhmad Wahyudin Dari tulisan kali ini, saya akan mencoba menceritakan kembali pengalaman pribadi ataupun pengalaman teman satu profesi di Loka Litbang P2B2 Tanah Bumbu sebagai seorang Litkayasa. Hal ini saya angkat dengan tujuan untuk sedikit banyak menceritakan hal-hal lain yang mungkin tidak terungkap dalam laporan resmi penelitian yang sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aweanalis01.wordpress.com&amp;blog=7084296&amp;post=3&amp;subd=aweanalis01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah Dibalik Tugas Seorang litkayasa Oleh Akhmad Wahyudin</p>
<p>Dari tulisan kali ini, saya akan mencoba menceritakan kembali pengalaman pribadi ataupun pengalaman teman satu profesi di Loka Litbang P2B2 Tanah Bumbu sebagai seorang Litkayasa. Hal ini saya angkat dengan tujuan untuk sedikit banyak menceritakan hal-hal lain yang mungkin tidak terungkap dalam laporan resmi penelitian yang sering kami lakukan sebagai sebuah institusi penelitian dan pengembangan. 	Ada baiknya saya jelaskan sekilas tentang profesi litkayasa yang bagi orang awam mungkin belum terbiasa dengan profesi ini. Litkayasa mempunyai tugas umum membantu para peneliti untuk mendapatkan data-data primer maupun sekunder pada penelitian yang dilakukan, misalkan untuk penelitian cacing pencernaan, yang membantu peneliti untuk mendapatkan angka infeksi cacing ke tubuh manusia adalah seorang Litkayasa. Saya tidak akan bercerita banyak tentang tugas dan fungsi seorang Litkayasa tetapi akan bercerita tentang suka dan dukanya seorang Litkayasa dalam menjalankan tugas di lapangan.</p>
<p>Indahnya Pulau Sembilan</p>
<p>Ketika mengetahui adanya rencana penelitian didaerah Pulau Sembilan (sebuah kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan) saya sebagai “Litkayasa” yang bisa dibilang minim pengalaman merasa gembira dan juga sedikit merasa bingung, gembira karena terpilih sebagai anggota tim penelitian dan bingung karena sama sekali belum tau bagaimana kondisi lokasi survey yang boleh dibilang keterlibatan perdana saya dalam sebuah survey. 	Sesuai tugas pokok seorang Litkayasa, saya pun segera menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan pada kegiatan survey ini. Tidak lama kemudian kami mengadakan rapat persiapan untuk survey ini, saat rapat pun terungkap ternyata daerah survey kali ini merupakan daerah hyper endemis malaria atau dengan kata lain disana angka infeksi malaria sangat tinggi, mendengar hal ini saya sontak merasa terkejut, kenapa saya yang belum pernah memiliki pengalaman di bidang ini langsung ikut serta dalam kegiatan survey ini. Ternyata survey di daerah Pulau Sembilan merupakan survey yang secara “adat” merupakan lokasi survey untuk memperkenalkan anggota baru pada kegiatan survey atau dengan istilah kerennya “Survei Orientasi”. Mendengar hal itu saya merasa tertantang untuk tidak menyerah dan saya menyatakan siap bergabung, saking antusiasnya saya waktu itu, saya tidak menghiraukan kondisi badan yang kurang fit, karena saya fikir ini adalah kesempatan yang langka jadi tidak boleh dilewatkan begitu saja.</p>
<p>Perjalanan Yang Menegangkan Sekaligus Menyenangkan</p>
<p>Hari yang telah ditentukan pun tiba, saya dan para anggota tim segera menuju ke pelabuhan dimana kapal yang akan mengantarkan kami sudah menunggu. Karena saya masih bersemangat waktu itu saya masih sempat berfoto ria di atas kapal, “mumpung masih badan segar…” kata saya waktu itu. Perjalanan menuju Pulau Sembilan kami lewati dengan aman dan nyaman karena laut terlihat sangat bersahabat dengan kami. Sesampainya di lokasi penelitian hari sudah larut malam, karena sudah larut malam tidak ada kapal yang menjemput kami dan rombongan menuju daratan di pulau itu. Setelah kami berteriak dan terus menerus memberi kode dengan lampu senter akhirnya ada juga yang mendengar dan merespon pesan kami, kami pun bias segera meninggalkan kapal. Ternyata kapal kecil tidak bias langsung menuju daratan karena waktu itu air laut sedang surut, kami pun harus menggunakan perahu yang menurut saya sangat kecil (hamper seperti perahu kayak) atau biasa disebut “Lepa-lepa” dan itu pun harus dilakukan dengan posisi yang sangat tidak bebas, bias dibayangkan dengan gelombang air laut walaupun kecil tetapi karena perahu yang digunakan sangat kecil sehingga perjalanan dengan Lepa-lepa tersebut membuat jantung saya berdegup sangat kencang. Begitu sampai didaratan saya meras sangat lega sudah selamat sampai tujuan, hal ini saya rasakan karena saya begitu ketakutan saat Lepa-lepa yang saya tumpangi berkali-kali hampir tenggelam karena oleng. Malam itu pun saya dan rombongan langsung beristirahat setelah menempuh perjalanan yang cukup lama yaitu sekitar 11 jam perjalanan.</p>
<p>Perjalanan Yang Sangat Melelahkan</p>
<p>Pagi yang cerah untuk memulai pekerjaan, saya bersama anggota tim yang lain setelah sarapan dan berkemas segera menuju lokasi yang menurut jarak tidak terlalu jauh, tetapi kalo meliat medannya perjalanan yang seharusnya bias ditempuh setengah menjadi satu jam. Terlebih lagi kami harus menuju ke lokasi dengan berjalan kaki. Baru menempuh 200 meter saya sudah merasakan kelelahan karena jalan yang ditempuh menanjak, ternyata hal ini juga dirasakan oleh teman satu tim. Kami harus berjalan kaki menuju lokasi karena perjalanan yang seharusnya lewat laut tidak bias dilakukan dengan alasan keamanan karena saat itu air berhembus sangat kencang dan bias membahayakan jiwa kami. Beberapa kali saya harus beristirahat dan mengambil air minum didalam tas ransel yang saya bawa dan beberapa kali juga saya tidak sanggup berdiri dan harus duduk untuk mengurangi rasa capek yang luar biasa saat itu. Beruntung masih banyak pohon-pohon rindang yang menjadi penyelamat kami dan menjadi tempat beristirahat walau sejenak. Akhirnya sampai juga kami dilokasi, dengan kondisi badan yang sangat lelah kami pun harus segera menyiapkan alat-alat untuk kegiatan penangkapan nyamuk pada malam harinya.</p>
<p>MALAM YANG DINGIN DAN SEPI</p>
<p>Malam telah tiba berarti kami harus segera melaksanakan tugas menangkap nyamuk Anopheles sp, sesudah makan malam seadanya kami mulai bertugas. Malam itu angin berhembus cukup kencang membuat perut menjadi kembung, ternyata masalah perut belum selesai sampai disini, saat itu jam menunjukkan pukul 10 malam sakit perut saya makin menjadi sehingga saya menjadi gelisah dan berusaha mencari tempat untuk buang air besar. Ternyata di lokasi survey kali ini masyarakat tidak ada yang punya WC, mereka menggunakan batu-batu karang di pinggir laut untuk buang hajat, bagi mereka sudah biasa tetapi bagi saya sungguh sebuah pengorbanan yang sulit saya lakukan, saya takut kepiting bakal menjepit bagian tubuh saya yang tak mungkin terlindungi. Akhirnya saya memutuskan buang hajat di tempat lain yang menurut saya aman. Ternyata ditempat itu tidak ada air untuk menyempurnakan buang hajat saya, untungnya teman satu tim saya membawa tissue basah, lumayanlah untuk bersih-bersih kata saya dalam hati.  Perjuangan yang tak sempurna 	Setelah kami selesai menangkap nyamuk, kami berkumpul untuk menghitung dan menentukan genus nyamuk yang kami tangkap, alangkah kecewanya kami saat itu ternyata genus yang kami cari yaitu Anopheles sp hanya ditemukan satu ekor saja, tidak sebanding dengan pengorbanan yang telah kami lakukan. Tetapi itulah hasil optimal yang dapat kami lakukan. 	Malam itupun kami tidur dengan lelap dan dengan posisi tidur yang sangat tidak ideal karena kami menginap dirumah penduduk yang tidak begitu besar, tapi hamper semua anggota tim terlelap mungkin karena sangat lelah.</p>
<p>Perjalanan Pulang Yang Mengerikan</p>
<p>Pekerjaan kami telah selesai, kami pun segera meninggalkan lokasi penelitian. Kali ini air laut pasang jadi ketegangan naik perahu kecil tak terulang (syukur banget deh…), kami pun segera naik ke kapal yang siap mengantarkan ke Pelabuhan Samudera Batulicin. Entah karena sangat lelah saya pun tertidur pulas begitu sampai ke kamar di kapal tersebut. Kali ini tidur saya tidak sukses, tiba-tiba saya terbangun karena kapal yang kami tumpangi oleng ditengah lautan karena diterpa ombak yang lumayan besar, saking besarnya saya yang sedang berbaring pun sampai hampir keluar dari kamar dan barang-barang yang kami taruh diatas berjatuhan. Kontan saja saya jadi panik dan berdoa agar kami selamat sampai tujuan, hari itu menjadi hari yang sangat menegangkan bagi saya (waduh…udah kaya Titanic deh rasanya). 	Syukurlah kapten kapal udah terbiasa menghadapi situasi yang buruk seperti itu, Alhamdulillah kami bisa selamat dari keganasan laut kala itu, setelah lepas dari ancaman gelombang kami semua bias menikmati perjalanan pulang dengan bernyanyi riang (udah kaya kemping gitu deh…).</p>
<p>Korban pun Berjatuhan</p>
<p>Setelah merapat ke pelabuhan, kami merasa sangat senang walaupun badan masih terasa bergoyang-goyang. Nah mungkin anda yang membaca judul di atas bingung, mana korbannya kalo kami semua senang udah kembali dari tugas, ehm…memang korban belum ada begitu kami tiba di Batulicin, tetapi bom waktu yang bernama Malaria meledak dan memakan korban (bukan jiwa loh…) tidak tanggung-tanggung 3 orang sekaligus menjadi korban yaitu 2 orang teman saya dengan jangka waktu 2 minggu setelah survey tersebut dan 1 orang lagi setelah 2 bulan dari saat itu, syukurnya korban terakhir masih bisa bertahan hidup walaupun sempat diopname di RSUD Banjarbaru selama 1 minggu dan sempat kambuh lagi saat mau sholat Ied waktu lebaran haji, dan yang lebih melegakan adalah masih bisa menulis cerita perjalanan dalam tulisan kali ini (hehehehe….ketauan deh akhirnya korban terakhir).  	Semoga cerita ini cukup menghibur anda, moga aja ada yang pengen membuat cerita ini menjadi film documenter dan menjadikan saya sebagai figuran dan nyamuk sebagai pemeran utamanya.</p>
<p>nb : mohon kritik dan saran ke awe_analis@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aweanalis01.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aweanalis01.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aweanalis01.wordpress.com&amp;blog=7084296&amp;post=3&amp;subd=aweanalis01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/25/tulisan-perdana-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/073b6661e235584949d29c5776f872a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aweanalis01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/24/hello-world/</link>
		<comments>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/24/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 11:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aweanalis01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aweanalis01.wordpress.com&amp;blog=7084296&amp;post=1&amp;subd=aweanalis01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aweanalis01.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aweanalis01.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aweanalis01.wordpress.com&amp;blog=7084296&amp;post=1&amp;subd=aweanalis01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aweanalis01.wordpress.com/2009/03/24/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/073b6661e235584949d29c5776f872a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aweanalis01</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
